AC masih dingin, kok tetap perlu dicuci?
AC yang kotor jarang langsung mati. Dia tetap dingin, cuma kerjanya makin berat. Biasanya orang baru sadar waktu tagihan listrik naik, kamar mulai bau apek, atau air sudah netes ke lantai.
Yang kotor di dalam unit
Filter. Saringan debu paling depan. Ini satu-satunya bagian yang bisa kamu lepas dan cuci sendiri.
Evaporator. Sirip-sirip logam di balik filter, tempat udara didinginkan. Selama AC nyala, bagian ini selalu basah. Debu halus yang lolos dari filter nempel di situ dan lama-lama jadi lapisan.
Blower. Kipas panjang berbentuk tabung yang meniup angin keluar. Debu ketemu lembap, jadinya kerak di sela-sela kipasnya.
Talang air dan selang buangan. Air embun dari evaporator ditampung di talang, lalu dibuang keluar lewat selang. Di sinilah lendir paling suka numpuk.
Unit outdoor. Kena debu jalan, daun, kadang sarang serangga. Tugasnya membuang panas keluar. Kalau siripnya tertutup kotoran, panasnya susah keluar.
Kalau dibiarkan
Angin dari AC melemah, jadi ruangan lebih lama dinginnya. Kompresor nyala lebih lama untuk suhu yang sama, dan itu yang bikin listrik naik.
Lalu muncul bau apek tiap AC baru dinyalakan.
Yang paling merepotkan: lendir menyumbat jalan air, dan airnya cari jalan lain. Biasanya ke dinding atau ke lantai kamar.
Cuci biasa, cuci besar, overhaul: bedanya apa?
Cuci biasa. Unit indoor tetap di dinding. Yang dibersihkan filter, penutup depan, dan permukaan sirip evaporator yang disemprot air bertekanan. Ini perawatan rutin, tiap 3 sampai 4 bulan. Gunanya menjaga AC dari debu ringan supaya anginnya tetap lancar dan udaranya segar.
Cuci besar. Sering juga disebut turun indoor. Unit indoor diturunkan dari dinding dan bagian dalamnya dibongkar. Blower, talang penampung air, sampai sela-sela terdalam evaporator dibersihkan satu per satu. Lendir, jamur, dan kotoran membandel yang tidak terjangkau cuci biasa hilangnya di sini. Idealnya setahun sekali.
Overhaul. Mirip cuci besar, tapi cakupannya lebih luas. Unit indoor dan outdoor bisa dibongkar total. Sekalian dicek kelistrikannya, tekanan freonnya, dan komponen yang sudah bermasalah dibetulkan. Ini untuk AC yang sudah lama sekali tidak dirawat, atau yang tetap bermasalah setelah cuci besar.
Sebagian tukang AC memakai "cuci besar" dan "overhaul" untuk pekerjaan yang sama. Jadi sebelum setuju, tanya dulu apa saja yang dibongkar.
Tandanya cuci biasa sudah nggak cukup
AC mulai kurang dingin.
Bau apeknya nggak hilang.
Air netes lagi padahal sudah sering dicuci.
Kalau sudah begitu, biasanya ada lendir tebal di talang atau di blower. Disemprot dari luar tidak sampai ke sana, jadi beberapa minggu kemudian airnya netes lagi. Itu waktunya cuci besar.
Kalau setelah cuci besar AC tetap tidak dingin, suaranya bising, atau sudah bertahun-tahun tidak pernah dirawat, baru bicara overhaul.
Yang bisa kamu kerjakan sendiri
Filter. Lepas, bilas pakai air, keringkan, pasang lagi. Sebulan sekali cukup.
AC yang nyala hampir sepanjang hari, rumah di pinggir jalan ramai, rumah yang lagi direnovasi, atau ada hewan peliharaan berbulu: semuanya bikin AC lebih cepat kotor dari jadwal di atas.
